Dugaan Penyimpangan Dana BUMDES Pekon Siliwangi

Pringsewu – Dugaan penyimpangan dana di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pekon Siliwangi, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, terus menjadi sorotan warga. Ketua BUMDes saat ini, SULASTRI menegaskan bahwa sejumlah program pemberdayaan memang pernah dijalankan dan semua data yang disampaikan berdasarkan fakta.

Dalam keterangannya kepada awak media via WhatsApp, SULASTRI memaparkan beberapa kegiatan yang pernah dilakukan BUMDes pada tahun 2018 dan 2019.

“Pasming (pasar mingguan) aktif setiap hari Minggu. Ibu-ibu diberdayakan untuk jualan makanan tradisional, ada juga senam bersama. Tahun 2018 juga dibeli peralatan kantor seperti laptop dan printer senilai Rp 20 juta,” kata SULASTRI, Kamis (15/5/2025).

Ia juga menjelaskan bahwa tahun 2019 ada kegiatan pelatihan untuk pemberdayaan UMKM. “Ada pelatihan pembuatan selai, mie, hand sanitizer, dan pemberian modal usaha perikanan. Anggarannya total sekitar Rp 25 juta untuk semua kegiatan,” tambahnya.

Baca Juga  Pimpin Rakor Setdakab, Pj. Sekda Arie Anthony Tekankan Sinergitas dan Disiplin

Lestari menegaskan bahwa semua informasi tersebut disampaikan secara jujur dan siap dipertanggungjawabkan.

“Ya serius mas, masa bohong. Karena setiap ucapan atau data informasi yang kita sampaikan itu harus sesuai dengan fakta. Suka tidak suka, suatu saat akan dipertanggungjawabkan kebenarannya, dunia akhirat, mas,” tegasnya.

Meski begitu, sorotan publik tetap mengarah pada ketidakjelasan dana sewa delapan unit ruko milik BUMDes yang sudah berjalan selama empat tahun. Dengan tarif sewa Rp 3 juta per unit per tahun, seharusnya ada pemasukan hingga Rp 96 juta. Namun, saat pergantian pengurus, hanya tersisa dana Rp 1,3 juta.

saat di konfirmasi di kediamannya ketua BUMDES Agus menyatakan
” benar bang saya ketua BUMDES yang baru
peninggalan yang lama 8ruko yang harus di kelola dan uang sebesar Rp 1,300.000

Baca Juga  Apel Bulanan, Bupati Ayu Tegaskan Nilai Dasar BerAKHLAK, Serta Serahkan Bantuan dan Santunan Kepada ASN Purna Tugas dan Meninggal Dunia

Hingga kini, mantan pengelola BUMDes belum memberikan klarifikasi. Ia disebut masih berada di Bandar Lampun dan belum bisa dimintai keterangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *