BUPATI PRINGSEWU HADIRI TAKLIM NIYABAH PRINGSEWU 1447 HIJRIAH‎‎‎‎


‎SUKOHARJO – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas membuka Taklim Niyabah Pringsewu 1447 Hijriah di Masjid Taqwa, Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, pada Minggu (31/5/2026). Selain para jamaah, kegiatan yang antara lain diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa serta tausiyah ini juga dihadiri anggota DPRD Provinsi Lampung Syukron Muchtar, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan tokoh ulama serta para jamaah.

‎Menurut Bupati, Ta’lim Niyabah merupakan wujud nyata dari sistem pendidikan non-formal berbasis umat yang berjalan secara konsisten. Dikatakan, Islam menempatkan ilmu dan pendidikan pada derajat yang sangat tinggi, dimana bukan hanya pendidikan yang mencerdaskan otak yang  dibutuhkan, melainkan juga pendidikan yang membersihkan hati dan menuntun akhlak, terutama di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi.

‎”Melalui majelis-majelis ilmu seperti inilah, kita membentengi generasi muda agar tumbuh menjadi generasi yang menguasai ilmu pengetahuan, sekaligus memiliki keamanan dan ketaqwaan. Dan pendidikan akhlak tentu tidak bisa dipisahkan dari hablum minannas. Karena itu, nilai utama yang diajarkan dalam ta’lim harus mewujud dalam bentuk kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

‎Bupati Pringsewu juga  mengajak seluruh jamaah untuk menjadi teladan dalam menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan masing-masing. Semboyan Kabupaten Pringsewu Jejama Secancanan ini sangat sejalan dengan konsep ukhuwah islamiyah. Karena kesalehan seorang muslim tidak hanya diukur dari lamanya ia berada di dalam masjid, tetapi juga dari seberapa besar manfaat kehadirannya bagi lingkungan sekitarnya.

‎”Saya juga mengajak seluruh jamaah sekalian untuk mendoakan dan mendukung pembangunan Kabupaten Pringsewu. Pemerintah daerah berkomitmen menjalankan program-program yang pro-rakyat, baik di bidang keagamaan, pendidikan, maupun kesejahteraan sosial. Pemda tak bisa berjalan sendiri, karenanya dibutuhkan sinergi, dukungan serta untaian doa dari para ulama dan masyarakat seluruh jamaah agar Kabupaten Pringsewu senantiasa dijaga oleh Allah SWT serta menjadi daerah yang Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghofur,” pungkasnya. (*)




‎BUPATI PRINGSEWU HADIRI PENGAJIAN TRIWULAN & PELANTIKAN IDARAH GHUSNIYAH JATMAN

‎PAGELARAN – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menghadiri pengajian triwulan sekaligus pelantikan pengurus Idarah Ghusniyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) se-Kabupaten Pringsewu di Masjid Nurul Huda, Pekon Bumiratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, pada Ahad (31/5/2026).
‎Bupati Pringsewu pada kesempatan itu mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus Idarah Ghusniyah JATMAN se-Kabupaten Pringsewu yang dilantik. Serta berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab serta menjadi jalan pengabdian kepada agama, masyarakat, bangsa dan negara.

‎”JATMAN yang merupakan salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama memiliki peran penting dalam dakwah Islam melalui dzikir dan syiar thariqah yang mu’tabarah. Dakwah yang dilakukan tidak hanya memperkuat hubungan seorang hamba dengan Allah SWT, tetapi juga membentuk karakter umat yang santun, moderat, cinta tanah air dan menjaga persatuan,” ucapnya.

‎Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dengan para ulama, pesantren, organisasi keagamaan, termasuk JATMAN, merupakan modal yang sangat penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Melalui nilai-nilai Tauhid, Tasawuf dan Thariqah yang diajarkan oleh para masyayikh dan mursyid, dapat dibangun masyarakat yang religius, berakhlakul karimah, harmonis serta memiliki kepedulian sosial.

‎”Nilai-nilai tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam mewujudkan masyarakat yang Mandiri, Aman, Kondusif,  Maju, Unggul dan Religius,  sebagaimana visi Pringsewu Makmur,” katanya.

‎Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila beserta jajaran Pemkab Pringsewu, Ketua, Sekretaris, Rois serta Wakil Khatib Idarah Wustho Provinsi Lampung, Rais Syuriah, Khatib Syuriah serta Ketua Tanfidziyah PCNU Pringsewu, Rais Idarah Syu’biyah, Khatib Idarah Syu’biyah, serta Ketua Idarah Syu’biyah JATMAN Pringsewu.  (andy

Baca Juga  441 Warga Kabupaten Pringsewu Terima Bantuan ATENSI Dari Kemensos RI‎‎‎‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *