Pemkab Way Kanan Gelar Halal Bihalal Pasca Libur Hari Raya Idulfitri

Way Kanan, – Halal Bihalal yang menghadirkan Ustadz Kondang Ibrahim Al Banjari Pasca hari raya Idulfitri tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Jajaran Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung mengharapkan kolaborasi yang lebih erat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat di Bumi ramik ragom Kabupaten Way Kanan, kamis (10/04/2025)

Kegiatan yang nampak dihadiri sejumlah pejabat tinggi dan tokoh penting daerah yakni di antaranya, Kodim 0427/WK, Danlanud AD Garot Soebroto, Skadron 12/AJY, Polres Way Kanan, Ketua DPRD Way Kanan, Ketua MUI Way Kanan, Ketua Bawaslu Way Kanan, Ketua KPU Way Kanan, kepala OPD, Camat, Kepala Kampung, serta perangkat daerah Kabupaten Way Kanan

Baca Juga  Raden Adipati Surya Memimpin Organisasi Daerah (ICMI) Periode Tahun 2024-2029

Pembukaan acara tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan, tausiyah agama, Doa bersama, dan ramah tamah dalam nuansa Halal Bihalal

Dalam sambutannya Plt Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S. Ked mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1446 H kepada seluruh hadirin. Ia menegaskan pentingnya menjadikan momentum Halal Bihalal sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Way Kanan yang mandiri dan sejahtera

“Kegiatan ini menjadi sarana untuk saling memaafkan dan menyatukan tekad membangun Way Kanan ke arah yang lebih baik. Antara pemerintah daerah dan ASN di lapangan, seperti camat dan kepala kampung, harus senantiasa bersinergi secara berkelanjutan,” Harapnya Plt Bupati Ayu Asalasiyah

Baca Juga  Dua Pekan Operasi Zebra, Polres Pringsewu Tindak 2.244 PelanggarDua Pekan Operasi Zebra, Polres Pringsewu Tindak 2.244 Pelanggar

Sementara itu, Ustadz Ibrahim Al Banjari dalam tausyiahnya menyampaikan nilai-nilai keadilan dan kasih sayang Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa manusia tidak layak menyalahkan Tuhan atas doa yang belum dikabulkan, karena setiap manusia memiliki dosa dan ujian masing-masing. Ia juga menjelaskan bahwa tradisi Halal Bihalal merupakan budaya khas Indonesia yang pertama kali dicetuskan oleh KH. Wahab Hasbullah dan dilaksanakan di Istana Negara pada tahun 1948 atas prakarsa Presiden Soekarno, sebagai sarana mendamaikan para tokoh politik yang berselisih

“Sehingga sangat pentingnya Halal Bihalal sebagai momen untuk saling memaafkan dalam hubungan antar manusia,” Ujarnya

Kemudian tak lupa juga dalam acara halal bihalal tersebut membacakan Do’a yang ditujukan kepada Almarhum Bupati Way Kanan Drs H. Ali Rahman M.T, agar diampuni dosa-dosanya dan diterima seluruh amal ibadahnya oleh Allah SWT

Baca Juga  Indikasi penyimpangan,korupsi Dalam Anggaran Pembayaran Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *